Jumat, 14 Oktober 2011

IMBUHAN ASING

1. Pra artinya sebelum atau dimuka.
contoh :
1. Prasejarah
2. Praujian
3. Praebta
4. Pranikah
5. Prajabatan

2. Pramu artinya pemberi jasa
contoh :
1. Pramugari
2. Pramunia
3. Pramuwisma
4. Pramusiwi
5. Pramusaji.

3. Purna artinya makna pertama artinya selesai, makna kedua lengkap, makna ketiga sempurna
contoh :
1. Purnawirawan
2. Purnatugas
3. Purnabakti
4. Purnawaktu
5. Purnajual.

4. Swa artinya sendiri
contoh :
1. Swalayan
2. Swasembada
3. Swadesi
4. Swadaya.

5. Adi artinya besar sekali/sangat besar. Adi menggantikan imbuhan asing power/super.
contoh :
1. Adidaya
2. Adi kodrati
3. Adipura
4. Adibunyi
6. Wan artinya orang yang berkecimpung dalam …tergantung pada kata yang dilengkari
contoh :
1. Sastrawan

2. Karyawan
3. Angkasawan
4. Budayawan
5. Sejarawan.

7.Man artinya laki-laki
contoh :
1. Seniman

8.Wati artinya perempuan
contoh :
1. Sastrawati
2. Karyawati
3. angkasawati
4. Budayawati
5. Sejarawati.

9. Is artinya makna yang pertama bersifat, makna yang kedua kata benda.
contoh :
1. Nasionalis
2. Pancasialis
3. Komunis
4. Ekonomis
5. Praktis
Kata diatas adalah kata sifat

contoh :
1. Vokalis
2. Gitaris
3. Komponis
4. Pianis
kata diatas adalah kata benda

10. Isme artinya makna yang pertama adalah ajaran, makna yang kedua paham, makna yang ketiga kepercayaan.
contoh :
1. Komunisme
2. Pancasialisme
3. Nasionalisme
4. Sukuisme
5. Daerahisme.

11. Isasi artinya pe-an artinya proses.
contoh :
1. Naturalisasi
2. Sosialisasi
3. Organisasi
4. Reboisasi
5. Urbanisasi

12. Pasca artinya sesudah
contoh :
1. Pascasarjana
2. Pascaujian
3. Pascabencana
4. Pascapanen
5. Pascatsunami

13. Tuna artinya makna pertama kurang, makna yang kedua cacat
contoh :
1. Tunadaksa
2. Tunanetra
3. Tunarungu
4. Tunawisma
5. Tunaaksara

14. Anti artinya makna yang pertama melawan,makna yang kedua tidak setuju
contoh :
1. Antiair
2. Antibodi
3. Antikuman
4. Antigores
5. Antinarkoba

Minggu, 09 Oktober 2011

Teknik membawakan acara

1.kita harus mempunyai percaya diri yang tinggi dan kita harus
mengetahui situasi dan kondisi di suatu acara misalnya kalau kita
membawakan acara dalam rangka hari kemerdekaan kita harus mengetahui
sesuatu tentang kemerdekaan itu.
2. kita harus bisa berinteraksi dengan penonton dan kita harus akrab
dengan penonton misalnya kita meminta penonton untuk tepuk tangan
tapi jangan terlalu sering karena mungkin penonton akan merasa bosan.
3.kita harus memakai bahasa yang singkat,padat,tepat,dan mudah di
mengerti oleh penonton dan kalau bisa kita sedikit melucu agar
penonton tidak terlalu jenuh.
4.usahakan kita berpenampilan menarik agar saat kita naik panggung
semua orang pandangannya menuju kepada kita

Teknik membawakan acara

1.dalam membawakan acara atau bisa di sebut dengan mc kita hrs
mempunyai sikap percaya diri yang tinggi dan hrs berbicara dengan
bahasa yang baik dan benar.dalam membawakan acara kita tidak boleh
sembarangan dalam menyampaikan suatu acara misalya:dalam acara 17
agustus,acara ulang tahun dll. kita hrs membawakan acara sesuai
dengan
acaranya.
2.dalam membawakan acara jg kita hrs bisa membuat para penonton
terhibur agar tidak bosan dan jenuh.
3.mungkin kita bisa ajak penonton dengan cara membuat lelucon yang
bisa membuat para penonton tertawa.
4.bahasa yang di gunakan harus dengan intonasi jelas tetapi tetap
sopan kepada para tamu undangan dan tidak boleh grogi.
5.jangan terlalu caper(cari perhatian)

Teknik membawakan acara

1. kita harus menyebut nama-nama yang benar dan tepat,harus
menyambut tamu undangan dengan baik ,pakaian harus rapih dan
sopan,berbicara tidak seenaknya,harus tau siapa saja orang yang di
undang
2.menarik perhatian penonton supaya tidak bosan,menenangkan suasana
acara,mengundang pembicara,mempersilahkan undangan untuk duduk
3.mempermainkan emosi penonton apabila ada yang sedang
marah,merespon yang positif terhadap tanggapan penonton
4.kita harus interaktif kepada tamu undangan,wajah kita harus
terlihat berseri,tidak tegang,kita harus memberi leluconan terhadap
penonton.

Teknik membawakan acara

1.persiapan, pada tahap ini anda harus memperhatikan 4 W, 1 H.
(who, where, when, what and How). Faktor ini akan berpengaruh
terhadap
pakaian yang anda kenakan, susunan acara, dan naskah.dengan baik

2. cara membawakannya, pada waktu membawakan acara ada 3 kegiatan
utama
yang dilakukan yakni :

* Presenter : perkenalan dengan baik (catatan: HARUS menyebutkan
nama-nama
dengan benar & tepat), Sambutan, Menarik perhatian penonton,
Menerangkan
susunan acara, Mengundang pembicara, Mempersilahkan undangan untuk
duduk secara tertib

* mengantar pesan : melipui pengetahuan, Mempermainkan emosi
penonton, jawaban yang positf pada pembicaraan, Memberikan respon
yang positif
terhadap tanggapan penonton.

* bagian menghibur : Permainan interaktif dengan penonton / Audience
interactive games, Lelucon-lelucon pintar / Smart Jokes, Presenting
artists,
Berperan sebagai pengarah acara di atas panggung

3. kesimpulan : meliputi Steal the show, Smart sum of the program
highlight, Menaikan intonasi suara, Encourage audience for good
ending,
Mengakhiri dengan kalimat menarik.

Teknik membawakan acara

1. kita harus menggunakan bahasa yang benar dan tepat,juga
harus mengetahui siapa saja tamu yang datang dalam acara itu.Dan
pakaian yang kita kenakan harus sopan sesuai dengan acara yang kita
bawakan.
2.sambutan yang menarik juga mempengaruhi pembawa acara kita,setelah
kita memberikan sambutan kita harus mempersilahkan para tamu
undangan untuk duduk.
3.jika penonton ada yang bertanya kita harus ada respon yang positif
bagi penonton.
4.kita harus interaktif terhadap penonton,jika penonton ada yang

Alur Cerita


Alur cerita atau sering disebut plot adalah rangkaian peristiwa atau kejadian yang sambung-menyambung dalam suatu cerita. Peristiwa-peristiwa dalam suatu cerita tidak hanya berupa tindakan-tindakan fisik tetapi juga yang bersifat nonfisik. Tindakan fisik, misalnya: ucapan, gerak-gerik; sedangkan tindakan nonfisik, misalnya: sikap, kepribadian, cara berpikir.


Alur dapt di bagi berdasarkan kategori kausal dan kondisinya.
A.Berdasarkan Kausal:
1. Alur Urutan (Episodik).
2. Alur Mundur (Flashback).
3. Alur Campuran (Eklektik).


B.Berdasarkan Kondisi:
1.
Alur Buka.
2. Alur Tengah.
3. Alur Puncak.
4. Alur Tutup.

Selasa, 16 Agustus 2011

ETIKA MENGKRITIK

ETIKA MENGKRITIK

1. Pahami dan kuasai terlebih dahulu permasalahan yang akan kita kritisi tersebut. Sering saya melihat orang mengeluarkan pendapat atau opini atau kritik tanpa mengerti permaslahan sebenarnya, sehingga yang muncul adalah kesalah pahaman. Saya menyarankan, jika anda tidak mengerti atau tidak menguasai sebuah permasalahan lebih baik anda diam (tidak berpendapat/ mengkritik) dan mencari informasi tambahan.

2. Cara Anda Mengkritik. Cara mengkritik merupakan sebuah media/ saluran bagi kamu untuk menyampaikan kritik, opini atau uneg-uneg. Gunakanlah cara yang santun dan baik, selain itu jangan sampai kamu menyampaikan kritik secara emosional serta gunakanlah bahasa yang baik dan tidak ambigu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

3. Menyesuaikan dengan Sikon. Jika kamu mengkritik seseorang saya sarankan kamu untuk melihat situasi dan kondisi orang tersebut, perhatikan mood/ suasana hati orang tersebut. Dan jangan sekali-kali kamu menyampaikan kritik yang pedas di hadapan orang lain apalagi orang banyak. Selain membuat orang tersebut malu juga kurang etis, sampaikan kritik kamu ketika orang tersebut sendiri dengan suasana hati yang baik.

4. Jika orang/lembaga yang kamu kritisi/ kritik mau merubah diri atau melakukan apa yang kita sarankan, jangan sekali-sekali kamu merasa berjasa atau memiliki andil atas perubahan tersebut. Selain menimbulkan rasa ujub/ takabur, hal tersebut juga menunjukan secara tidak langsung bahwa diri andalah yang sesungguhnya harus dikritik.

Jangan lupakan yang namanya ‘niat’, ketika kamu mengkritisi atau memberi saran kepada orang lain niatkan sebagai bantuan perbaikan

ETIKA MENGKRITIK

ETIKA MENGKRITIK

1. Pahami dan kuasai terlebih dahulu permasalahan yang akan kita kritisi tersebut. Sering saya melihat orang mengeluarkan pendapat atau opini atau kritik tanpa mengerti permaslahan sebenarnya, sehingga yang muncul adalah kesalah pahaman. Saya menyarankan, jika anda tidak mengerti atau tidak menguasai sebuah permasalahan lebih baik anda diam (tidak berpendapat/ mengkritik) dan mencari informasi tambahan.

2. Cara Anda Mengkritik. Cara mengkritik merupakan sebuah media/ saluran bagi kamu untuk menyampaikan kritik, opini atau uneg-uneg. Gunakanlah cara yang santun dan baik, selain itu jangan sampai kamu menyampaikan kritik secara emosional serta gunakanlah bahasa yang baik dan tidak ambigu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

3. Menyesuaikan dengan Sikon. Jika kamu mengkritik seseorang saya sarankan kamu untuk melihat situasi dan kondisi orang tersebut, perhatikan mood/ suasana hati orang tersebut. Dan jangan sekali-kali kamu menyampaikan kritik yang pedas di hadapan orang lain apalagi orang banyak. Selain membuat orang tersebut malu juga kurang etis, sampaikan kritik kamu ketika orang tersebut sendiri dengan suasana hati yang baik.

4. Jika orang/lembaga yang kamu kritisi/ kritik mau merubah diri atau melakukan apa yang kita sarankan, jangan sekali-sekali kamu merasa berjasa atau memiliki andil atas perubahan tersebut. Selain menimbulkan rasa ujub/ takabur, hal tersebut juga menunjukan secara tidak langsung bahwa diri andalah yang sesungguhnya harus dikritik.

Jangan lupakan yang namanya ‘niat’, ketika kamu mengkritisi atau memberi saran kepada orang lain niatkan sebagai bantuan perbaikan

Kamis, 30 Desember 2010

MENGKRITIK

1. Rindu kritik dan Nasehat

Kita harus memposisikan diri menjadi orang yang rindu dikoreksi, dinasehati, seperti rindunya kita bercermin agar selalu rapih.Kita harus belajar senang mencari kritik dan koreksi dari orang lain.

Kita senang bercermin, sebab bercermin membuat kita tahu rambut bagian mana yang tidak rapih, pipi sebelah mana yang bedaknya terlalu tebal, atau mungkin mata sebelah mana yang masih dihuni mahluk kecil apapun namanya? Karena setelah bercermin, kita bisa benahi rambut yang kusut jadi lebih rapih, dan penampilan yang semrawut berubah jadi baik.
Begitulah semestinya, sikap hati kita terhadap kritik. Akan jadi lebih baik bila persepsi ini senantiasa dihujamkan dalam hati bahwa:
-Kritik itu penting.
-Kritik kunci kesuksesan dan kemajuan.
-Kritik pembuka prestasi dan pengangkat derajat.
-Kritik adalah jalan untuk menjadi lebih baik.

2. Cari & Tanya
Pertanyaan yang kita sampaikan kepada teman adalah jangan bertanya,”bagus tidak ?”, Sukseskah saya ?”. Tapi baliklah bertanya,”Apa yang kurang yang harus saya perbaiki?”, “Apa yang mesti saya sempurnakan?” Kesalahan mana yang perlu dikoreksi ? “Apa yang kurang ya ? Belajar bertanya pada orang lain dan nikmati saran-saran yang mereka lontarkan. Miliki teman-teman yang mau jujur mengoreksi kita.
Bertanyalah kepada istri, suami, anak, atau karyawan, karena sikap ini tidak akan mengurangi kemulyaan !

3. Nikmati Kritik
Persiapkan diri untuk menerima kenyatan bahwa koreksi itu tidak selalu sesuai keinginan dengan kita. Ada kalanya isinya benar, caranya salah.Kita harus bersyukur dan bersabar. Ada masanya isinya benar caranya benar. Menyikapi ini kita sangat bersyukur karena nikmat sekali menerima koreksi seperti ini. Kadang pula terjadi isinya salah, meski caranya benar, kita harus tetap berterima kasih dan memaafkan. Dan yang tidak mustahil adalah isinya salah dan caranya pun, salah! Maka sikap terbaik adalah memaafkan dan menghadapinya dengan kesabaran

4. Evaluasi Diri

Jujur lah pada diri sendiri tentang kritik dan koreksi yang datang. Renungi dalam hati mungkin ini adalah jawaban atas do’a kita untuk minta selalu ditunjuki jalan yang lurus.

SENI MENGKRITIK

Dasar yang penting sebelum kita mengkritik adalah kita menginginkan perubahan menuju keadaan kehidupan yang lebih baik bagi orang yang dikriti . Maka ada hal-hal yang sebaiknya diperhatikan yaitu:

1. Niat Harus Ikhlas
Niatkanlah bahwa koreksi yang disampaikan adalah tulus untuk membantunya tahu akan kesalahannya, mendukungnya agar ia termotifasi untuk memperbaiki dirinya. Jangan merasa lebih tinggi, lebih hebat, karena kesombongan kita mengakibatkan mutu kalimat/kata menjadi rendah. Menggurui atau merendahkan tentunya tidak diharapkan oleh siapapun.

2. Perhatikan situasi dan kondisi
Orang yang sedang senang dengan yang berduka tentu berbeda kepekaannya.Orang yang sehat dengan yang sakit juga berbeda daya terima dalam menghadapi kritik. Maka sebaik-baik situasi adalah keadaan yang tenang, sehat, kondisi hati kedua pihak sedang lapang, dan dilakukan saat situasi yang akrab dan bersahabat.

3. Perhatikan Cara
Yang pertama jangan emosional, jangan memperturutkan hawa nafsu dan kemarahan. Sebab dengan marah akan menjadi tidak jelas apa yang disampaikan. Dan berisiko terhadap kesalahpahaman.
Yang tidak kalah penting, kita harus membantu oang tersebut untuk menemukan solusi terbaik, langkah yang harus dilakukan untuk memperbaiki kondisinya. Gambarkan keuntungan jikalau ia memperbaiki diri. Ini agar ia termotifasi untuk melakukan perubahan, melepaskan sifat-sifat buruknya dan maju untuk meningkatkan prestasinya.
Hasilnya, orang yang dikritik tidak merasa sedang dipojokkan. Ia seakan masuk dalam ruang informasi yang jelas, tidak ragu dan bersyukur karena ia mendapat apa yang dia dibutuhkan.
Pada Prinsipnya orang ingin menjadi lebih baik.Sehingga kita harus meyakinkan bahwa koreksi ini adalah untuk kebaikan dirinya. Sehingga akhirnya orang tersebut justru merasa sangat beruntung menerima kritikan.

4. Pantangan
Pantangan dalam mengkritik adalah jangan sekali-kali mengkritik didepan orang banyak. Karena hal itu dapat diartikan sebagai upaya mempermalukan dirinya. Sehingga selama mendengar kritik kita yang bersangkutan lebih sibuk Manahan rasa malu, repot menghadapi perasaan tertekan, lebih sakit hati dan bahkan memendam dendam dardari mendengarkan koreksi itu.

5. Siap Untuk Ditolak
Kita harus siap bahwa koreksi kita belum tentu diterima. Bisa jadi karena caranya kurang bagus, atau karena dia punya persepsi yang berbeda terhadap apa yang kita anggap layak dikoreksi.

6. Jangan Merasa Berjasa.
Ujian bagi kita, ketika orang yang kita koreksi ternyata mau mengubah dirinya sesuai yang kita anjurkan dan berhasil! Andai kita merasa itu karena jasa kita, hasil kebaikan kita, maka yang demikian sebenarnya yang lebih layak menerima koreksi. adalah diri kita sendiri! Jadi jangan sampai kesuksesan orang membuat kita lupa diri

Setebal-tebalnya telinga, mendengar sebuah kritikan pasti menimbulkan rasa tak sedap. Itu sebabnya kita perlu berhati-hati dalam mengkeritik atau melontarkan keritik ada seseorang sekalipun anda bermaksud baik. Pertimbangkan hal-hal berikut dalam menyampaikan sebuah kritikan.

  1. Fokus pada apa yang menjadi masalah, bukan pada pribadinya
  2. Hindari membuat generalisasi
  3. Sampaikan dengan bahasa sehalus mungkin, tapi jangan sampai mengaburkan makna dan menyebabkan pemahaman yang keliru
  4. Jangan asal mengkritik. Berikanlah gagasan atau solusi untuk membuat hal yang anda kritik menjadi lebih baik
  5. Pilih waktu yang tepat untuk menyampaikannya