Kamis, 17 November 2011

Sinopsis novel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Sinopsis novel adalah ringkasan cerita novel. Ringkasan novel adalah bentuk pemendekan dari sebuah novel dengan tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik novel tersebut. membuat Sinopsis merupakan suatu cara yang efektif untuk menyajikan karangan (novel) yang panjang dalam bentuk yang singkat.

Dalam sinopsis, keindahan gaya bahasa, ilustrasi, dan penjelasan-penjelasan dihilangkan, tetapi tetap mempertahankan isi dan gagasan umum pegarangnya.

Sinopsis biasanya dibatasi oleh jumlah halaman, misalnya dua atau tiga halaman, seperlima atau sepersepuluh dari panjang karangan asli.

Langkah-langkah membuat sinopsis

* Membaca naskah asli terdahulu untuk mengetahui kesan umum penulis.

* Mencatat gagasan utama dengan menggaris bawahi gagasan - gagasan yang penting.

* Menulis ringkasan berdasarkan gagasan-gagasan utama sebagaimana dicatat pada langkah ke 2. Kita bgunakan kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkaijalan cerita menjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.

* Dialog dan monolog tokoh cukup ditulis isi atau dicari garis besarnya saja.

* Ringkasan / sinopsis novel tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari keseluruhan novel.

Jumat, 14 Oktober 2011

IMBUHAN ASING

1. Pra artinya sebelum atau dimuka.
contoh :
1. Prasejarah
2. Praujian
3. Praebta
4. Pranikah
5. Prajabatan

2. Pramu artinya pemberi jasa
contoh :
1. Pramugari
2. Pramunia
3. Pramuwisma
4. Pramusiwi
5. Pramusaji.

3. Purna artinya makna pertama artinya selesai, makna kedua lengkap, makna ketiga sempurna
contoh :
1. Purnawirawan
2. Purnatugas
3. Purnabakti
4. Purnawaktu
5. Purnajual.

4. Swa artinya sendiri
contoh :
1. Swalayan
2. Swasembada
3. Swadesi
4. Swadaya.

5. Adi artinya besar sekali/sangat besar. Adi menggantikan imbuhan asing power/super.
contoh :
1. Adidaya
2. Adi kodrati
3. Adipura
4. Adibunyi
6. Wan artinya orang yang berkecimpung dalam …tergantung pada kata yang dilengkari
contoh :
1. Sastrawan

2. Karyawan
3. Angkasawan
4. Budayawan
5. Sejarawan.

7.Man artinya laki-laki
contoh :
1. Seniman

8.Wati artinya perempuan
contoh :
1. Sastrawati
2. Karyawati
3. angkasawati
4. Budayawati
5. Sejarawati.

9. Is artinya makna yang pertama bersifat, makna yang kedua kata benda.
contoh :
1. Nasionalis
2. Pancasialis
3. Komunis
4. Ekonomis
5. Praktis
Kata diatas adalah kata sifat

contoh :
1. Vokalis
2. Gitaris
3. Komponis
4. Pianis
kata diatas adalah kata benda

10. Isme artinya makna yang pertama adalah ajaran, makna yang kedua paham, makna yang ketiga kepercayaan.
contoh :
1. Komunisme
2. Pancasialisme
3. Nasionalisme
4. Sukuisme
5. Daerahisme.

11. Isasi artinya pe-an artinya proses.
contoh :
1. Naturalisasi
2. Sosialisasi
3. Organisasi
4. Reboisasi
5. Urbanisasi

12. Pasca artinya sesudah
contoh :
1. Pascasarjana
2. Pascaujian
3. Pascabencana
4. Pascapanen
5. Pascatsunami

13. Tuna artinya makna pertama kurang, makna yang kedua cacat
contoh :
1. Tunadaksa
2. Tunanetra
3. Tunarungu
4. Tunawisma
5. Tunaaksara

14. Anti artinya makna yang pertama melawan,makna yang kedua tidak setuju
contoh :
1. Antiair
2. Antibodi
3. Antikuman
4. Antigores
5. Antinarkoba

Minggu, 09 Oktober 2011

Teknik membawakan acara

1.kita harus mempunyai percaya diri yang tinggi dan kita harus
mengetahui situasi dan kondisi di suatu acara misalnya kalau kita
membawakan acara dalam rangka hari kemerdekaan kita harus mengetahui
sesuatu tentang kemerdekaan itu.
2. kita harus bisa berinteraksi dengan penonton dan kita harus akrab
dengan penonton misalnya kita meminta penonton untuk tepuk tangan
tapi jangan terlalu sering karena mungkin penonton akan merasa bosan.
3.kita harus memakai bahasa yang singkat,padat,tepat,dan mudah di
mengerti oleh penonton dan kalau bisa kita sedikit melucu agar
penonton tidak terlalu jenuh.
4.usahakan kita berpenampilan menarik agar saat kita naik panggung
semua orang pandangannya menuju kepada kita

Teknik membawakan acara

1.dalam membawakan acara atau bisa di sebut dengan mc kita hrs
mempunyai sikap percaya diri yang tinggi dan hrs berbicara dengan
bahasa yang baik dan benar.dalam membawakan acara kita tidak boleh
sembarangan dalam menyampaikan suatu acara misalya:dalam acara 17
agustus,acara ulang tahun dll. kita hrs membawakan acara sesuai
dengan
acaranya.
2.dalam membawakan acara jg kita hrs bisa membuat para penonton
terhibur agar tidak bosan dan jenuh.
3.mungkin kita bisa ajak penonton dengan cara membuat lelucon yang
bisa membuat para penonton tertawa.
4.bahasa yang di gunakan harus dengan intonasi jelas tetapi tetap
sopan kepada para tamu undangan dan tidak boleh grogi.
5.jangan terlalu caper(cari perhatian)

Teknik membawakan acara

1. kita harus menyebut nama-nama yang benar dan tepat,harus
menyambut tamu undangan dengan baik ,pakaian harus rapih dan
sopan,berbicara tidak seenaknya,harus tau siapa saja orang yang di
undang
2.menarik perhatian penonton supaya tidak bosan,menenangkan suasana
acara,mengundang pembicara,mempersilahkan undangan untuk duduk
3.mempermainkan emosi penonton apabila ada yang sedang
marah,merespon yang positif terhadap tanggapan penonton
4.kita harus interaktif kepada tamu undangan,wajah kita harus
terlihat berseri,tidak tegang,kita harus memberi leluconan terhadap
penonton.

Teknik membawakan acara

1.persiapan, pada tahap ini anda harus memperhatikan 4 W, 1 H.
(who, where, when, what and How). Faktor ini akan berpengaruh
terhadap
pakaian yang anda kenakan, susunan acara, dan naskah.dengan baik

2. cara membawakannya, pada waktu membawakan acara ada 3 kegiatan
utama
yang dilakukan yakni :

* Presenter : perkenalan dengan baik (catatan: HARUS menyebutkan
nama-nama
dengan benar & tepat), Sambutan, Menarik perhatian penonton,
Menerangkan
susunan acara, Mengundang pembicara, Mempersilahkan undangan untuk
duduk secara tertib

* mengantar pesan : melipui pengetahuan, Mempermainkan emosi
penonton, jawaban yang positf pada pembicaraan, Memberikan respon
yang positif
terhadap tanggapan penonton.

* bagian menghibur : Permainan interaktif dengan penonton / Audience
interactive games, Lelucon-lelucon pintar / Smart Jokes, Presenting
artists,
Berperan sebagai pengarah acara di atas panggung

3. kesimpulan : meliputi Steal the show, Smart sum of the program
highlight, Menaikan intonasi suara, Encourage audience for good
ending,
Mengakhiri dengan kalimat menarik.

Teknik membawakan acara

1. kita harus menggunakan bahasa yang benar dan tepat,juga
harus mengetahui siapa saja tamu yang datang dalam acara itu.Dan
pakaian yang kita kenakan harus sopan sesuai dengan acara yang kita
bawakan.
2.sambutan yang menarik juga mempengaruhi pembawa acara kita,setelah
kita memberikan sambutan kita harus mempersilahkan para tamu
undangan untuk duduk.
3.jika penonton ada yang bertanya kita harus ada respon yang positif
bagi penonton.
4.kita harus interaktif terhadap penonton,jika penonton ada yang

Alur Cerita


Alur cerita atau sering disebut plot adalah rangkaian peristiwa atau kejadian yang sambung-menyambung dalam suatu cerita. Peristiwa-peristiwa dalam suatu cerita tidak hanya berupa tindakan-tindakan fisik tetapi juga yang bersifat nonfisik. Tindakan fisik, misalnya: ucapan, gerak-gerik; sedangkan tindakan nonfisik, misalnya: sikap, kepribadian, cara berpikir.


Alur dapt di bagi berdasarkan kategori kausal dan kondisinya.
A.Berdasarkan Kausal:
1. Alur Urutan (Episodik).
2. Alur Mundur (Flashback).
3. Alur Campuran (Eklektik).


B.Berdasarkan Kondisi:
1.
Alur Buka.
2. Alur Tengah.
3. Alur Puncak.
4. Alur Tutup.

Selasa, 16 Agustus 2011

ETIKA MENGKRITIK

ETIKA MENGKRITIK

1. Pahami dan kuasai terlebih dahulu permasalahan yang akan kita kritisi tersebut. Sering saya melihat orang mengeluarkan pendapat atau opini atau kritik tanpa mengerti permaslahan sebenarnya, sehingga yang muncul adalah kesalah pahaman. Saya menyarankan, jika anda tidak mengerti atau tidak menguasai sebuah permasalahan lebih baik anda diam (tidak berpendapat/ mengkritik) dan mencari informasi tambahan.

2. Cara Anda Mengkritik. Cara mengkritik merupakan sebuah media/ saluran bagi kamu untuk menyampaikan kritik, opini atau uneg-uneg. Gunakanlah cara yang santun dan baik, selain itu jangan sampai kamu menyampaikan kritik secara emosional serta gunakanlah bahasa yang baik dan tidak ambigu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

3. Menyesuaikan dengan Sikon. Jika kamu mengkritik seseorang saya sarankan kamu untuk melihat situasi dan kondisi orang tersebut, perhatikan mood/ suasana hati orang tersebut. Dan jangan sekali-kali kamu menyampaikan kritik yang pedas di hadapan orang lain apalagi orang banyak. Selain membuat orang tersebut malu juga kurang etis, sampaikan kritik kamu ketika orang tersebut sendiri dengan suasana hati yang baik.

4. Jika orang/lembaga yang kamu kritisi/ kritik mau merubah diri atau melakukan apa yang kita sarankan, jangan sekali-sekali kamu merasa berjasa atau memiliki andil atas perubahan tersebut. Selain menimbulkan rasa ujub/ takabur, hal tersebut juga menunjukan secara tidak langsung bahwa diri andalah yang sesungguhnya harus dikritik.

Jangan lupakan yang namanya ‘niat’, ketika kamu mengkritisi atau memberi saran kepada orang lain niatkan sebagai bantuan perbaikan

ETIKA MENGKRITIK

ETIKA MENGKRITIK

1. Pahami dan kuasai terlebih dahulu permasalahan yang akan kita kritisi tersebut. Sering saya melihat orang mengeluarkan pendapat atau opini atau kritik tanpa mengerti permaslahan sebenarnya, sehingga yang muncul adalah kesalah pahaman. Saya menyarankan, jika anda tidak mengerti atau tidak menguasai sebuah permasalahan lebih baik anda diam (tidak berpendapat/ mengkritik) dan mencari informasi tambahan.

2. Cara Anda Mengkritik. Cara mengkritik merupakan sebuah media/ saluran bagi kamu untuk menyampaikan kritik, opini atau uneg-uneg. Gunakanlah cara yang santun dan baik, selain itu jangan sampai kamu menyampaikan kritik secara emosional serta gunakanlah bahasa yang baik dan tidak ambigu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

3. Menyesuaikan dengan Sikon. Jika kamu mengkritik seseorang saya sarankan kamu untuk melihat situasi dan kondisi orang tersebut, perhatikan mood/ suasana hati orang tersebut. Dan jangan sekali-kali kamu menyampaikan kritik yang pedas di hadapan orang lain apalagi orang banyak. Selain membuat orang tersebut malu juga kurang etis, sampaikan kritik kamu ketika orang tersebut sendiri dengan suasana hati yang baik.

4. Jika orang/lembaga yang kamu kritisi/ kritik mau merubah diri atau melakukan apa yang kita sarankan, jangan sekali-sekali kamu merasa berjasa atau memiliki andil atas perubahan tersebut. Selain menimbulkan rasa ujub/ takabur, hal tersebut juga menunjukan secara tidak langsung bahwa diri andalah yang sesungguhnya harus dikritik.

Jangan lupakan yang namanya ‘niat’, ketika kamu mengkritisi atau memberi saran kepada orang lain niatkan sebagai bantuan perbaikan